Dibalik Berita Corush Muzuni, Capres Iran Berusia 13 Tahun

Mungkin aku telat dengar berita ini, bahwa di antara 170 nama yang telah mendaftar di bursa calon presiden Iran, salah satunya adalah Corush Muzuni bocah yang masih berusia 13 tahun. Waw juga sich ngebacanya, apalagi liat komentar yang dikutip beberapa blog dan berikutnya bakal aku kutib juga.

“Saya ingin membela hak-hak Iran, baik di dalam mau pun luar negeri,” katanya sebagaimana dikutip Islamonline (9/4).

lalu

Muzuni juga memiliki agenda politik luar negeri yang cukup mencengangkan. Ia menyatakan jika dirinya akan segera menandatangani kesepakatan dengan presiden Amerika Obama untuk membeli atau menyewa beberapa pulau di wilayah Hawai.

“Untuk memindahkan negara dan orang-orang Israel ke sana,” katanya penuh keyakinan.

yang jujur aja menurut aku pribadi, hal tersebut merupakan mimpi-mimpi anak kecil. Dan disatu sisi lain aku jadi penasaran dengan latar belakang si capres ini. Aku coba cari-cari ke uncle gugel, gak nemukan apapun selain blog-blog indonesia yang mempublish berita ini. Aku coba cari dengan kata kunci nama Corush Muzuni. Aku coba cari dengan kata2 bahasa susah dengan “Corush Muzuni candidate for president iran” malah lebih dikit lagi hasilnya. 3 link yang juga berbahasa indonesia.

Tapi diluar pencaharian yang nihil itu, aku salut juga dengan keberaniannya. Walau itu pastilah menjadi hal yang sangat tidak mungkin terwujud. Karena dia ternyata tidak hanya bermimpi dan bercita-cita. Tetapi juga berusaha mewujudkannya, berusaha berbuat sesuatu untuk cita-citanya. Dan kalau kita kembalikan ke diri kita sendiri apakah yang sudah kita lakukan untuk sebuah mimpi dan cita-cita. Apakah hanya sekadar berbuat didalam mimpi dan impian juga.

Karena terkadang kita melihat banyak orang yang bermimpi tinggi menjadi sesuatu (termasuk aku kali) tapi tidak berbuat sesuatu guna mewujudkan mimpi tersebut. Sering kita langsung tersandung pemikiran kita sendiri. “ah gak mungkin bisa, gak ada jalannya” atau “ah itu gila, ntar malah ditertawakan orang”. Sering kita dihinggapi pikiran seperti itu atau mirip2 seperti itu. Dan dari berita tentang Corush Muzuni ini aku ngambil pelajaran bahwa sekecil apapun dan sesusah apapun mimpi dan cita-cita kita, berbuatlah sesuatu guna mewujudkannya. Setidaknya telah berjuang secara nyata, bukan berjuang dalam mimpi.

Related posts:

  1. Polling Capres dan Cawapres Pilpres 2009
  2. Dolphin Boat, Boat yang Benar-Benar Fantastis
  3. Pandangan dan Harapan Pasca Pemilu Legislatif
  4. News Naruto Manga 425, Apakah Kakashi bakal Mati ?
  5. Tips Bagaimana Menampilkan Adsense di Blog Indonesia

Leave a Reply