Milik Siapakan Negeri Ini ?
Melihat gejolak dan riak-riak yang terjadi setelah pemilu legislatif 2009, timbul sebuah pertanyaan di dalam pikiran yang paling sudut dan terbelakang. Milik Siapakah Negeri Ini ? tentu bakal banyak yang menjawab bahwa negeri ini adalah milik seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia. Ya itu adalah sebuah jawaban text book yang mungkin ada di dalam buku-buku yang sering kita dengar diungkapkan.
Tapi bagaimana kenyataan sesungguhnya, aku jujur aja gak tau. Soalnya lihatlah fenomena yang terjadi. Setelah ungkapan bahwa kami akan berbuat untuk rakyat dan negeri ini, kenyataannya malah berbuat untuk kelompok dan golongan. Walau sebenarnya gak bisa dipersalahkan sepenuhnya, karena mereka anggota kelompok atau golongan juga rakyat Indonesia. Tapi yang dipikirkan itu adalah rakyat yang merupakan sebagian kecil dari seluruh rakyat Indonesia.
Aku lihat kejadian terakhir, dimana Golkar melalui DPP-nya menyatakan putus koalisi ma Demokrat. Setelah sebelumnya mereka menyatakan bahwa keputusan mengenai koalisi akan diambil pada Rapimnasus, tiba-tiba seperti orang kebakaran jenggot dan dikejar jadwal kereta, mereka mengeluarkan keputusan tersebut. Begitu juga dengan Demokrat yang langsung juga merespon hal itu.
Dan hal itu ikut berakibat pada keresahan kecil di masyarakat, serta pergerakan pertukaran dollar yang melemah. Mungkin pengaruhnya gak gitu terasa bagi aku atau masyarakat umum, tapi bagaimana dengan ekonomi dan sendi2-nya secara keseluruhan. Apakah mereka memikirkan hal tersebut.
Terus tadi malam sewaktu aku nonton acara di televisi, juga ada masyarakat yang menyampaikan tentang harapannya mengenai duet capres dan cawapres dan oleh pembawa acara disampaikan bahwa itu mungkin keinginan bapak tersebut atau masyarakat, tapi semua tergantung pada elit2 negara ini.
So, sekarang mungkin bisa dijadikan salah satu jawaban atas pertanyaan yang menjadi judul postingan ini adalah “Negara Ini Milik Mereka Yang Memiliki Rasa Memiliki Negara ini” dan siapa yang memiliki rasa memiliki terhadap negara ini hanya masing-masing dari diri itu sendiri dan Tuhan lah yang tau. kemana hal-nya kemana kemudi negara ini akan diputarkan, kekanan atau kekiri bahkan mungkin juga kebelakang. Tapi kalo harapan aku sendiri semoga kemudi tetap diarahkan kedepan dan melaju dengan benar, bukan diarahkan kedepan dan melaju meliuk2 dan ugal2an.
Related posts:





April 30th, 2009 at 12:46 am
Milik siapa negeri ini? Milik seluruh rakyat dan masyarakat Indonesia. Milik Bangsa Indonesia. Texbook atau tidak, memang inilah jawabannya. Jadi kalau ada kelompok-kelompok, orang-orang, para petualang politik dan kekuasaan itu yang gak komit dengan kepentingan rakyat/bangsa, itulah kelompok-kelompok dan orang-orang yang kalau menurut istilah Bung Karno, ‘keblinger’ O ya. sudah 3 komentar dalam dua kali kunjungan saya di blog ini. Saya mengucapkan salam kenal kepada pemilik blog dan semua pengguna blog yang baca komentar ini.
May 4th, 2009 at 5:26 am
salam kenal juga Pak Djoko dan terima kasih atas kunjungan dan komen-nya. Yang bapak katakan benar, maka diakhir saya sedikit mengatakan “Negara Ini Milik Mereka Yang Memiliki Rasa Memiliki Negara ini” siapkah itu mungkin introspeksi diri yang bisa menjawab. Karena hanya Tuhan dan orang itu sendiri yang tahu apakah ada rasa memiliki itu.
Dan kalau ada maka kembali ke sebuah istilah lama yang juga mungkin klise “Jangan kau tanyakan apa yang telah diberikan negerimu untukmu, tetapi tanyakanlah apa yang sudah kau berikan untuk negerimu”.
Dan semoga ada Pemimpin dan Banyak Wakil Rakyat (saya berharap banyak bukan cuma ada) yang memiliki pedoman terakhir.