News Multiplier, Salah Satu Cara Aman Overclocking

Multiplier adalah suatu rasio antara clock internal prosesor dengan clock eksternalnya, rasio itupun dapat diubah untuk menentukan kecepatan prosesor. Menaikkan jumlah Multiplier adalah suatu overclocking yang sangat aman untuk dilakukan, karena perubahannya tidak akan berdampak pada melonjaknya kecepatan FSB ataupun memory.

Namun perlu diketahui tidak semua prosesor memiliki Multiplier yang dapat dinaikkan (unlock Multiplier), malah sebagian besar prosesor yang beredar kini hanya dapat diturunkan Multipliernya (Multiplier Lock).  Dengan kombinasi yang tepat antara kecepatan FSB, memory dan jumlah Multiplier, maka para overclocker akan mendapatkan kecepatan prosesor yang optimal.

Misalnya Intel core i7 965 dari kecepatan standar 3,2GHz menjadi 4GHz hanya dengan menaikkan kecepatan FSB. Intel Core i7 965 memiliki Multiplier 24 dengan FSB 133MHz. Ini berarti prosesor tersebut memiliki kecepatan default 24 X 133MHz = 3192 MHz atau sama dengan 3,2 Ghz.

Bila hal tersebut masih dirasakan kurang, maka masih dapat dilakukan cara lainnya dengan menaikkan jumlah Voltase. Ada dua jenis Voltase dalam komputer.

1. vCore, adalah sebutan Voltase untuk proseso.

2. vDIMM sebutan Voltase untuk memory.

Namun, menaikkan jumlah Voltase memiliki risiko yang jauh lebih besar jika dibandingkan dengan menaikkan Multiplier atau pun FSB.

Menaikkan Voltase semata-mata hanya perlu dilakukan jika sistim tidak berjalan dengan baik akibat overclocking yang berlebih.

Tapi yang perlu diingat bahwa melakukan overclocking tetap mengandung risiko sekecil apapun yang dapat menyebabkan kerusakan pada hardware.

Related posts:

  1. News Istilah-Istilah dalam Google Adsense
  2. News 25 Product Computer dan Laptop Paling Populer versi Amazon
  3. Hot Info Top 10 Laptop untuk di Beli
  4. d’Masiv Dianggap Plagiator, Siapa yang Salah ?

Leave a Reply