Pandangan Pemilu PilPres ala Blog.Becouz.Net
Well, pemilu PILPRES sudah berlangsung, sebenarnya tulisan ini mau aku posting beberapa hari lalu sebelum PILPRES tanggal 8. Tapi kelupaan karena ada kerjaan yang mendesak dan sangat2 urgent, tapi gpp sich. Setidaknya gak nimbulkan asumsi macam2, karena sekarang kan dah kelar PilPres-nya.
Sementara untuk pilpres sendiri dari sudut pandang aku, siapapun pemenangnya gak akan banyak perubahan yang akan terjadi. Mega Pro Rakyat, SBY BerBoedi dengan “Lanjutkan” , ataupun JK Win dengan “Lebih Cepat Lebih Baik” sebenarnya gak jauh-jauh beda. Lihat aja dari cara kampanye yang juga gak jauh-jauh beda, dimana “menghalalkan” banyak cara untuk menang.
Aku secara pribadi sampai dengan saat ini gak tau mau milih sapa. Karena semuanya menurut aku gak akan membawa perubahan yang berarti. Seperti pasangan 1, apakah benar bakal sanggup menjalankan perubahan yang mereka katakan. Sanggup memberi perubahan yang benar-benar akan membela wong cilik. Kok aku seperti melihat itu hanya sebuah slogan angin surga. Karena kita dah pernah melihat walau hanya 3 taon jadi yang tertinggi dan 2 taon no 2.
Lalu pasangan 2, kita melihat mereka terlalu santun. Bahkan terkadang sangat santun, ibarat kata pepatah “Diam-diam menghanyutkan”. Gak tau apa yang sebenarnya menjadi tujuannnya. Kalo yang seperti dikatakan ingin membangun bangsa dan negara serta meng-sejahterakan rakyat, maka langkah konkritnya apa. Ingin menciptakan pemerintahan yang bersih, dengan cara apa. Apa berani melakukan sesuatu yang keras, misalnya yang korupsi langsung dipenjara seumur hidup misalnya atau penjara dengan fasilitas yang gak beda dengan tahanan lain bukan cuma penjara sesaat dengan fasilitas yang lumayan bikin betah
Trus pasangan 3, kok aku melihat terlalu sejuk angin surganya. Seakan banyak masalah bisa diselesaikan dengan bantuan duit. Program pinjaman modal, menaikkan anggaran ini dan itu bahkan bantuan dana ini dan itu. Kalo aku bertanya apa dananya dah ada dan tinggal manen aja. Kok rasanya terlalu merdu dan sejuk bikin ngantuk.
Sori, mungkin itu cuma opini pribadi yang terlalu dangkal. Aku juga gak bermaksud mempengaruhi siapapun. Karena ini cuma curhat pribadi, dan aku juga gak tau banyak dengan perkembangannnya soalnya males nonton acara2 berbau politik, karena seringan melihat acara tersebut seperti dagelan. Mereka saling tuding dan teriak bahkan menyudutkan yang lain, setelah acara selesai kita terkadang ada melihat ketika di televisi ditayangkan redaksi seperti penanggung jawab dan sejenisnya dengan latar belakang para politisi tersebut saling bersalaman dan tertawa bareng.
So, kemarin aku masih mikir2 keras mo nyontreng sapa. gak nyontreng sayang, karena orang lain berusaha ampe malam berjuang agar namanya masuk dalam daftar pemilih. Sementara kalo ikutan nyontreng gak tau mo nyontreng siapa. So akhirnya kemarin ketika di bilik suara aku melakukan hal ketika jaman sekolah sedang ujian dan buntu gak tau jawabannya apa. Tutup mata, baca Bismillah dan tunjuk salah satu.
Related posts:




