News Review dan Tips Setting UBiQUiTi Power Station2

Beberapa hari yang lalu ada kerjaan untuk mengkoneksikan network sebuah perusahaan antara kantor dan gudang. Dan untuk itu digunakan teknologi wireless, serta dalam hal ini menggunakan radio UBiQUiTi Power Station2 dengan frekwensi di kisaran 2,4. Kenapa aku memakai kata kisaran 2,4 karena radio ini sendiri bisa digunakan sampai dengan frekwensi 2,3. Radio wireless ini sendiri bagiku tergolong cukup unik. Karena dalam menu setting-an radio, menu yang ada lebih banyak pilihan dibandingkan dengan radio wireless outdoor yang biasa aku gunakan (Motorola Canopy). Menu setting Wireless seperti menu settingan wireless Indoor jenis D-Link, LinkSys, ASUS dan lainnya.

Disini Wireless Mode bisa kita pilih dan memiliki 4 pilihan, antara lain Access Point, Access Poin With WDS, Station, Station with WDS. Dan aku sendiri memilih Access Point disatu sisi dan Station sisi lainnya. Kemudian kita bisa memilih SSID yang kita inginkan, dimana SSID juga punya pilihan bisa di Hide. Lalu pemilihan Channel, disini sesuatu yang sangat menarik adalah bisa digunakan sampai dengan channel yang memiliki frekwensi 2,3 dimana hal tersebut tergantung pada pemilihan Country Code. Aku untuk ini memilih yang standard aja yaitu Indonesia.

Lalu Output Power bisa kita lakukan pilihan berapa dBm yang kita inginkan, dan maksimalnya 26dBm, Serta IEEE 802.11 Mode kita bisa memilih B, G atau B/G Mixed. Trus data rate yang kita inginkan berapa Mbps, serta Rate Mode-nya berapa Mhz. Trus ada lagi menu wireless security, dimana ada pilihan WPA, WEP dengan Open or Share Key serta dengan pilihan 64 bit atau 128 bit. Seperti layaknya kebiasaan yang sering kita temukan ketika ngeset Wireless AP atau Wireless Router Indoor.

Lalu ada network setup dengana pilihan Bridge atau NAT serta DHCP atau Static. Lalu pada menu Advanced Setup, terlihat menu Advanced Wireless Setting dimana ada menu Noise Immunityserta Distance yang kita inginkan berapa miles atau km, SuperG Features dan bahkan ada Wireless Traffic Shapping. Dimana kita bisa ngeset berapa kbps traffic Incoming dan Outgoing yang kita inginkan. Terus pada menu Service Setup terdapat pilihan Enable Telnet Server serta Web Server menggunakan HTTPS. Aku sempat mengaktifkan enable Use Secure Connection (HTTPS) dan ketika perubahan di apply, tampilan/ web servernya tidak bisa dibuka. Sempat Sedikit bingung juga sich, dan dasar lagi datang bego-nya sehingga gak nyadar ternyata errornya dr mozilla aku yang emang ada gak beresnya hehehehe ….

Akhirnya setelah settingan radio ini dirasa udah cukup sesuai standard awal aja, maka mulai pointing dan sukur gak terlalu lama link dah ok dan mantap. setelah link mantap, baru dech settingan sedikit dirubah. Dimana security di enablekan, serta SSID ditukar dari sebelumnya SSID standard bawaan pabrik.

Adapun sedikit Spesifikasi dari Radio UBiQUiTi PS2 :

* Processor Specs : Atheros AR2316 SOC, MIPS 4KC, 180MHz
* Memory Information : 16MB SDRAM, 4MB Flash
* Networking Interface : 2 X 10/100 BASE-TX (Cat. 5, RJ-45) Ethernet Interface
* Wireless Approvals : FCC Part 15.247, IC RS210
* RoHS Compliance : YES
* Outdoor Range (BaseStation Antenna Dependent): over 50km
* Max Power Consumption : 6.5 Watts
* Power Supply : 12V, 1A (12 Watts). Supply and injector included
* Power Method : Passive Power over Ethernet (pairs 4,5+; 7,8 return)
* Operating Temperature : -40C to 85C (System PCB optimized for hi-temp)
* Operating Humidity : 5 to 95% Condensing
* Shock and Vibration : ETSI300-019-1.4

Related posts:

  1. Tips Cara Setting Linksys WRT54G sebagai Router Gateway Serderhana
  2. 10 Tips Menjaga Keamanan Perangkat WiFi
  3. Tips Setting Router LinkSys WRT54G dengan DynDNS
  4. Tips Setting NAT di Radio Motorola Canopy
  5. Tips Cara Reset Default Radio Motorola Canopy

4 Responses to “News Review dan Tips Setting UBiQUiTi Power Station2”

  1. fungky46 Says:

    mau tanya gimana cara reset firmware power station 2.uda ak coba tekan tombol resetnya tapi tetep aja gak bisa.

  2. becouz Says:

    kalo yg gw lakukan tekan tombol reset jangan langsung dilepas, tapi tahan beberapa saat sampai lampu led-nya idup semua terus tinggal satu (yah spt gerak gitu) baru dilepas.

  3. dedi Says:

    Kalo pake antena internal bisa berapa km ya ?

  4. bandit Says:

    120 km lua ga ad halangan,

Leave a Reply