Roy Suryo Kena Batu Lagi Karena “Keahliannya”

Aku bukanlah orang yang hobi dengan berita-berita gosip artis. Bahkan liat acara tv aja skrg dah males, selain liat2 berita di metro dan acara di trans7 atau TVOne seperti harmoni alam, mancing mania, backpacker, koper dan ransel , bahkan laptop si unyil dan si bolang hehehehe. Acara seperti itu lebih ngasikkan daripada berita infotainment yang ngebahas hal2 gak perlu.

Dan acara favorit gw Liga italia ama Liga Inggris di Trans7 dan TVOne, dan beberapa waktu lalu aku cari2 berita mengenai kekahalah MU dari Everton serta kemenangan besar Milan atas Torino (maklum ini 2 klub fav aku). Dan waktu liat2 di okezone.com malah ketemu tentang “ahli foto selebritis” indonesia.

Judulnya yang bikin aku menarik, “Sekali Lagi, Roy Suryo Dicela Tak Kompeten” dan “Saksi Ahli Ananda Lebih Kompeten daripada Roy Suryo” akhirnya aku buka halaman tersebut dan kasian bener “sang ahli” yang dicela segitunya. Liat aja kutipannya :

“Roy Suryo tidak kompeten menjadi saksi saksi karena dia sarjananya hanya ilmu sosial. Dia juga tidak bisa menilai keadaan gambar yang ada di ponsel tersebut. Padahal foto-foto itu jelas Agung tengah bercerita dan sedang pegang bunga. Pokoknya, tidak ada yang memberatkan Marcella,” beber Hotman. (http://celebrity.okezone.com/read/2009/04/16/33/211216/33/sekali-lagi-roy-suryo-dicela-tak-kompeten)
“Saya hanya memberi tahu bagaimana digital forensic analyse yang benar. Keterangan Roy Suryo tidak sesuai dengan SOP (standart operating procedure) digital forensic analyse sehingga dia tidak berkualitas,” imbuh Ruby. (http://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212236/33/saksi-ahli-ananda-lebih-kompeten-daripada-roy-suryo)
“Kenapa kita mengajukan saksi ahli Ruby? Karena dia satu-satunya yang memiliki sertifikasi ahli di bidang IT. Jadi kalau Roy Suryo dibandingkan dia, enggak ada apa-apanya,” ujar Kaligis. (http://celebrity.okezone.com/read/2009/04/20/33/212236/33/saksi-ahli-ananda-lebih-kompeten-daripada-roy-suryo)

Kliatannya “sang ahli” dah beberapa terkena batu-nya tapi gak tobat2 juga, bahkan telah beberapa kali juga “keahliannya” itu menjadi olok2 tapi gak nyadar2 juga. Salut aku untuk hal itu satu, dan menurut aku hal itulah yang paling hebat dari “sang ahli”. Semoga ini menjadi hal terakhir dia lakukan dan bisa menyadarkan dia supaya gak bikin berita tentang “keahliannya” yang bla bla bla.

Btw aniway busway, aku rasa sang ahli ini terkena sebuah penyakit yang sangat aneh. Penyakit yang bakal muncul serta menyerang dia kalo dalam jangka waktu tertentu dia gak diliput ma media dan jadi bahan berita. Untuk lengkapnya mengenai berita itu liat aja di “Sekali Lagi, Roy Suryo Dicela Tak Kompeten” dan “Saksi Ahli Ananda Lebih Kompeten daripada Roy Suryo

Related posts:

  1. News Serie A Libur, Semoga Milan Bangkit Lagi
  2. News Katanya ada Monster Air di Ancol
  3. News 6 Profesi Paling Menyenangkan Saat Ini
  4. Dibalik Berita Corush Muzuni, Capres Iran Berusia 13 Tahun
  5. Benarkah Yovie Menyindir 2 Band di AMI Award

4 Responses to “Roy Suryo Kena Batu Lagi Karena “Keahliannya””

  1. susan Says:

    ada hal yg ingin dipikirkan/disampaikan oleh saya:
    1. Benarkah kita hanya menghargai seseorang dari GELAR-nya?
    2. Apakah pendapat seseorang yg mengetahui dari PENGALAMANNYA adalah lebih rendah daripada pendapat seseorang yg telah BERSEKOLAH TINGGI?
    (padahal banyak cerita diceritakan mis tentang nelayan dan ahli yg sangat pintar dsb?)
    3.
    Saya tidak tahu dan tidak mau berurusan dengan Roy Suryo, tetapi hal ini telah sering terjadi dalam kehidupan saya hanya dalam bentuk/versi cerita lain. Kita orang sering menilai seseorang dari bentuk luar (ijasah-yg walaupun untuk mendapatkannya melalui uijian yg maha sulit-yg jika diingat jaman SiPenMaRu-jaman PP1 dulu dimana rekan sesekolah yg tukang bolos, nilai jeblok, ga naek kelas->bisa masuk PT, tapi yg juara 1 sesekolah sering gagal).
    Dalam kasus marcella juga saya tidak mau ikut2an. saya hanya tertarik pada pandangan dangkal bahwa “nuh bukanlah pembuat bahtera”
    pembahasan panjang lebar bisa dibentuk, tetapi saya hanya teringat pengalaman pribadi tentang penghargaan (gaji) kepada saya jauh lebih rendah daripada mereka yg pegang gelar S1 di bidangnya.
    1. Padahal jika diadu dalam kehidupan sehari-hari, dari 20 (19 S1) orang yg telah di PHK bersama-sama (kerja di bidang IT), hanya kami bertiga yg sukses. 1 orang cumlaude ITB, tinggal di AMERIKA, status tetap pegawai. 1 juga tinggal di singapura, status pegawai, dan saya penganguran dengan pendapatan sekitar 200 juta sebulan (tetap wiraswasta di bidang IT lho ya). Yg dua lulusan ITB, saya lulusan SMA.
    2. Pada suatu waktu, mereka (19 orang rekan sekerja berpendapat bahwa MS windows + Novell Netware itu sangat aman), maka saya membuktikan yg sebaliknya. hasilnya? SP1….
    ——— TAPI ITU CUMA CERITA/CURHAT DAN GA USAH DIBAHAS GA PENTING LAGI ——!!!!!!
    intinya cuma : APAKAH KITA MENILAI ORANG DARI LUARNYA?
    Roy Suryo S1 bukan IT? Trus kenapa kalo dia bisa buktikan bahwa dia sama jagonya dengan S1 IT?

  2. budi Says:

    yap.
    lagipula ternyata yg di protes cuma prosedurnya. bukan nilainya.

  3. andri_s Says:

    kalo gw melihat bahwa itu semacam peringatan buat oom roy supaya jangan asal jeplak spt yang beberapa kali dia lakukan. itu pandangan gw setelah baca berita lengkapnya di okezone.

  4. eswe Says:

    buat susan yang baik saya percaya dengan pengalaman anda bahwa pendidikan tidak berkorelasi dengan kemampuan karena anda membuktikan telah survive dalam pekerjaan itu bukti sahih anda berkompeten dalam dunia IT ,sayangnya hal itu berkebalikan dengan si kermit roy yang nggak tau bedanya blogger dengan hacker atau cracker OMG dan bilang blog hanya trend sesaat jadi akhirnya membawa orang untuk merujuk pada latar belakangnya. begitu bro tentang roy ada banyak bukti dari testimoni teman-temen para blogger yang melihat ketidakberesan keterangan persnya si kermit ini salam

Leave a Reply